Kamis, 19 Juni 2014

Penyimpangan, Kejahatan, dan Kontrol Sosial



Penyimpangan

Penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau kepatutan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan (agama) secara individu maupun pembenarannya sebagai bagian daripada makhluk sosial.

Dalam KBBI perilaku menyimpang diartikan sebagai tingkah laku, perbuatan, atau tanggapan seseorang terhadap lingkungan yang bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang ada di dalam masyarakat.

Penyimpangan dan Stigma sosial

Stigma: Label society menggunakan untuk merendahkan anggota kelompok-kelompok sosial tertentu (Goffman)
Penyimpangan dan teknologi
Inovasi teknologi dapat mendefinisikan kembali standar perilaku yang berhubungan dengan mereka dan interaksi sosial


Kontrol Sosial

Kontrol sosial: teknik dan strategi yang digunakan untuk mencegah perilaku manusia yang menyimpang dalam setiap masyarakat serta mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku dan bersika sesuai norma dan nilai yang berlaku.

 Berikut ini adalah cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan sosial masyarakat :



  1. Pengendalian Lisan : Pengendalian lisan diberikan dengan menggunakan bahasa lisan guna mengajak anggota kelompok sosial untuk mengikuti peraturan yang berlaku. 
  2. Pengendalian Simbolik : Pengendalian simbolik merupakan pengendalian yang dilakukan dengan melalui gambar, tulisan, iklan, dan lain-lain. Contoh : Spanduk, poster, Rambu Lalu Lintas, dll. 
  3. Pengendalian Kekerasan : Pengendalian melalui cara-cara kekerasan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk membuat si pelanggar jera dan membuatnya tidak berani melakukan kesalahan yang sama. Contoh seperti main hakim sendiri.

Kejahatan
Kejahatan adalah pelanggaran hukum pidana yang beberapa otoritas pemerintah menerapkan hukuman yang formal
Yang termasuk tindakan kriminal seperti pembunuhan, pemerkosaan, perampokan, serangan, pencurian, pembakaran, dan sebagainya.
Sosiolog mengklasifikasikan kejahatan dalam hal bagaimana mereka berkomitmen dan bagaimana masyarakat melihat pelanggaran

  • Victimless Crimes: pertukaran yang dilakukan antara orang dewasa secara luas yang diinginkan tetapi ilegal, meliputi barang dan jasa. 
  • Professional Crime: banyak orang yang membuat karir dari kegiatan ilegal. Kriminal yang profesional merupakan orang yang mengejar kejatahan sebagai pekerjaan sehar-hari. 
  • Organized Crime: kelompok yang mengatur hubungan antara berbagai perusahaan kriminal yang terlibat dalam kegiatan yang ilegal. Bertujuan untuk mengeluarkan sekelompok orang dari kemiskinan. 
  • White Collar Crime: tindakan ilegal yang dilakukan dalam rangka kegiatan bisnis. 
  • Computer Crime: penggunaan teknologi tinggi untuk melakukan penggelapan atau penipuan elektronik. 
  • Corporate Crime: setiap tindakan oleh perusahaan yang dihukum oleh pemerintah. 
  • Hate Crimes: pelaku termotivasi untuk memilih korban berdasarkan ras, etnis, agama, atau beberapa karakteristik pribadi, dan kebencian mendorong pelaku untuk melakukan kejahatan. 
  • Transnational Crime: kejahatan yang terjadi di beberapa perbatasan nasional. Contoh yang paling konkret adalah perbudakan. 

artikel non-personal, 29 Juli 2012, Kontrol Sosial atau Pengendalian Sosial, http://agoes.blog.fisip.uns.ac.id/2012/07/29/kontrol-sosial-atau-pengendalian-sosial/ diakses 19 Juni 2014
artikel non-personal, 6 April 2014, Pidana, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Pidana,  diakses 19 Juni 2014
artikel non-personal, 17 Maret 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia,http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_menyimpang, diakses 19 Juni 2014
Power Point Binus Maya: Human Life Domains 2; Education, Health, Environment

Pendidikan Dan Kesehatan



Pendidikan

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang ditransfer dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.

Pandangan Fungsionalis

Fungsi Manifest meliputi:
  • Transmisi pengetahuan 
  • Pemberian status

Fungsi laten meliputi:
  • Transmisi budaya 
  • Mempromosikan integrasi sosial dan politik 
  • Menjaga kontrol sosial 
  • Melayani sebagai agen perubahan

Transmisi budaya
Mengekspos orang-orang muda untuk menghapus kepercayaan, norma-norma dan nilai-nilai budaya mereka

Mempromosikan integrasi sosial dan politik
Identitas Umum dan integrasi sosial yang dipelihara oleh pendidikan berkontribusi terhadap stabilitas sosial dan consensus

Menjaga kontrol sosial
Sekolah mengajarkan siswa ketepatan, disiplin, penjadwalan, dan kebiasaan kerja bertanggung jawab, dan bagaimana untuk bernegosiasi melalui sebuah organisasi birokrasi

Melayani sebagai agen perubahan
Sekolah berfungsi sebagai Rapat tanah di mana orang dapat berbagi keyakinan yang khas dan tradisi


Kesehatan
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. 
Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain.
"Pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudah adaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan"(Larry Green).
Sakit adalah persepsi seseorang bila merasa kesehatannya terganggu. Penyakit adalah proses fisik dan patofisiologis yang sedang berlangsung dan dapat menyebabkan keadaan tubuh atau pikiran menjadi abnormal.


artikel non-personal, 10 Februari 2014, Pendidikan, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan, diakses 19 Juni 2014
artikel non-personal, 27 Februari 2014, Kesehatan , Wikipedia Bahasa Indonesia,http://id.wikipedia.org/wiki/Kesehatan, diakses 19 Juni 2014 
artikel non-personal, 29 April 2013, Sakit, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Sakit , diakses 19 Juni 2014 
Power Point Binus Maya: Human Life Domains 2; Education, Health, Environment

Selasa, 25 Maret 2014

Religion




Agama (dalam bahasa Inggris Religion) adalah ajaran, sistem yg mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya (Kamus Besar Bahasa Inddonesia). Agama adalah kata yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti tradisi. Di Indonesia terdapat 6 Agama yang di akui yaitu Buddha, Katolik, Kristen, Islam, Hindu dan Khonghucu.

Islam  adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia,  menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen. Islam memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan”, atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.

Buddha berarti Mereka yang Sadar, Yang mencapai pencerahan sejati. dari perkataan Sanskerta: "Budh", untuk mengetahui) merupakan gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh mereka untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Dalam penggunaan kontemporer, ia sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama, guru agama dan pendiri Agama Buddha (dianggap "Buddha bagi waktu ini"). Dalam penggunaan lain, ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar.

 Katolik berasal dari kata sifat bahasa Yunani, katholikos, artinya "universal".  Dalam konteks eklesiologi Kristen, kata Katolik memiliki sejarah yang kaya sekaligus beberapa makna. Bagi sebagian pihak, istilah "Gereja Katolik" bermakna Gereja yang berada dalam persekutuan penuh dengan Uskup Roma, terdiri atas Ritus Latin dan 22 Gereja Katolik Timur, makna inilah yang umum dipahami di banyak negara.
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan monoteistik yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus menurut Perjanjian Baru. Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias yang diramalkan dalam Perjanjian Lama, juru selamat bagi seluruh umat manusia, yang menebus manusia dari dosa. Pengikutnya beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11: 26b).

Agama Hindu disebut sebagai "agama tertua" di dunia yang masih bertahan hingga kini, dan umat Hindu menyebut agamanya sendiri sebagai sanātanadharma, artinya "darma abadi" atau "jalan abadi"  yang melampaui asal mula manusia. Agama ini menyediakan kewajiban "kekal" untuk diikuti oleh seluruh umatnya—tanpa memandang strata, kasta, atau sekte seperti kejujuran, kesucian, dan pengendalian diri. Agama ini meliputi berbagai aliran—di antaranya Saiwa, Waisnawa, dan Sakta serta suatu pandangan luas akan hukum dan aturan tentang "moralitas sehari-hari" yang berdasar pada karma, darma, dan norma kemasyarakatan. Agama Hindu cenderung seperti himpunan pelbagai sudut pandang filosofis atau intelektual yang beragam, daripada seperangkat keyakinan yang baku dan seragam.

Ajaran Kong Hu Cu dalam bahasa Tionghoa, istilah aslinya adalah Rujiao () yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: "Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut". Meskipun orang kadang mengira bahwa Khonghucu adalah merupakan suatu pengajaran filsafat untuk meningkatkan moral dan menjaga etika manusia.

Memang banyak agama-agama dan aliran-aliran kepercayaan di dunia ini, tetapi menurut saya Tuhan hanya satu, hanya cara berdoanya saja yang berbeda. Semua agama mengajarkan ajaran-ajaran yang baik, mereka tidak mengajarkan untuk berbuat yang buruk. Jadi sebaiknya kita sesame umat beragama saling menghormati agama orang lain dan janganlah men-judge seseorang dari agamanya saja. :) :) :)





Depdikbud.. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka,  2012
artikel non-personal, 13 Desember 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Kong_Hu_Cu, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 17 Maret 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 11 Agustus 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 23 Januari 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 16 April 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Katolik,  diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 2 Februari 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Islam, diakses 25 Maret 2014