Selasa, 25 Maret 2014

Religion




Agama (dalam bahasa Inggris Religion) adalah ajaran, sistem yg mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya (Kamus Besar Bahasa Inddonesia). Agama adalah kata yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti tradisi. Di Indonesia terdapat 6 Agama yang di akui yaitu Buddha, Katolik, Kristen, Islam, Hindu dan Khonghucu.

Islam  adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh dunia,  menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen. Islam memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti "seorang yang tunduk kepada Tuhan”, atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.

Buddha berarti Mereka yang Sadar, Yang mencapai pencerahan sejati. dari perkataan Sanskerta: "Budh", untuk mengetahui) merupakan gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh mereka untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Dalam penggunaan kontemporer, ia sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama, guru agama dan pendiri Agama Buddha (dianggap "Buddha bagi waktu ini"). Dalam penggunaan lain, ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar.

 Katolik berasal dari kata sifat bahasa Yunani, katholikos, artinya "universal".  Dalam konteks eklesiologi Kristen, kata Katolik memiliki sejarah yang kaya sekaligus beberapa makna. Bagi sebagian pihak, istilah "Gereja Katolik" bermakna Gereja yang berada dalam persekutuan penuh dengan Uskup Roma, terdiri atas Ritus Latin dan 22 Gereja Katolik Timur, makna inilah yang umum dipahami di banyak negara.
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan monoteistik yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus menurut Perjanjian Baru. Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias yang diramalkan dalam Perjanjian Lama, juru selamat bagi seluruh umat manusia, yang menebus manusia dari dosa. Pengikutnya beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Murid-murid Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen di Antiokhia (Kisah Para Rasul 11: 26b).

Agama Hindu disebut sebagai "agama tertua" di dunia yang masih bertahan hingga kini, dan umat Hindu menyebut agamanya sendiri sebagai sanātanadharma, artinya "darma abadi" atau "jalan abadi"  yang melampaui asal mula manusia. Agama ini menyediakan kewajiban "kekal" untuk diikuti oleh seluruh umatnya—tanpa memandang strata, kasta, atau sekte seperti kejujuran, kesucian, dan pengendalian diri. Agama ini meliputi berbagai aliran—di antaranya Saiwa, Waisnawa, dan Sakta serta suatu pandangan luas akan hukum dan aturan tentang "moralitas sehari-hari" yang berdasar pada karma, darma, dan norma kemasyarakatan. Agama Hindu cenderung seperti himpunan pelbagai sudut pandang filosofis atau intelektual yang beragam, daripada seperangkat keyakinan yang baku dan seragam.

Ajaran Kong Hu Cu dalam bahasa Tionghoa, istilah aslinya adalah Rujiao () yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: "Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut". Meskipun orang kadang mengira bahwa Khonghucu adalah merupakan suatu pengajaran filsafat untuk meningkatkan moral dan menjaga etika manusia.

Memang banyak agama-agama dan aliran-aliran kepercayaan di dunia ini, tetapi menurut saya Tuhan hanya satu, hanya cara berdoanya saja yang berbeda. Semua agama mengajarkan ajaran-ajaran yang baik, mereka tidak mengajarkan untuk berbuat yang buruk. Jadi sebaiknya kita sesame umat beragama saling menghormati agama orang lain dan janganlah men-judge seseorang dari agamanya saja. :) :) :)





Depdikbud.. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka,  2012
artikel non-personal, 13 Desember 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Kong_Hu_Cu, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 17 Maret 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Hindu, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 11 Agustus 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Buddha, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 23 Januari 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen, diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 16 April 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Katolik,  diakses 25 Maret 2014
artikel non-personal, 2 Februari 2014, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://id.wikipedia.org/wiki/Islam, diakses 25 Maret 2014

Rabu, 12 Maret 2014

Bahasa






Jika kita berinteraksi dengan orang lain kita menggunakan bahasa. Baik kita menggunakan bahasa melalui tulisan maupn bahasa lisan. Sekarang saya akan menbahas tentang bahasa ini dengan sedikit lebih dalam lagi.


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, bahasa adalah sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. Kata bahasa Inggris "language" diturunkan dari Indo-Eropa "lidah, perkataan, bahasa" lewat bahasa latin lingua, "bahasa; lidah", dan Perancis Tua  langage "bahasa". Kata tersebut terkadang digunakan untuk mengacu pada kode, sandi dan bentuk lain dari sistem komunikasi yang dibentuk secara artifisial seperti yang digunakan pada pemrograman komputer. Makna bahasa dalam hal ini adalah suatu sistem dari isyarat untuk menyandikan dan menterjemahkan informasi.


Dengan bahasa kita dapat bekomunikasi dan menyampaikan informasi kita kepada orang lain. Ada 2 jenis bahasa;

Pertama adalah bahasa verbal. Bahasa verbal adalah bahasa yang kita ungkapkan secara langsung dengan kata-kata, baik itu melalui percakapan ataupun melalui tulisan. Contoh bahasa verbal seperti berbicara dengan teman, menulis surat, dll.

Yang kedua adalah bahasa non verbal. Bahasa non verbal adalah bahasa yang tidak langsung kita ungkapkan melalui kata- kata, seperti mengungkapkan sesuatu melalui bahasa tubuh (body language), gaya berpakaian, bahasa isyarat, dll.


Masih banyak orang yang beranggapan bahwa hanya orang-orang bisu saja yang menggunakan bahasa isyarat/bahasa tubuh, padahal kenyatannya tidak seperti itu. Kita sebagai manusia yang normal juga sebenarnya seara tidak sadar juga ikut menggunakan bahasa tubuh. Seperti saat di restoran, jika kita ingin memanggil pelayan biasanya kita mengangkat tangan atau menjentikkan jari kepada pelayan tersebut untuk menghampiri kita atau ketika kita berbicara dengan lawan bicara kita yang jaraknya sedikit jauh dan dia tidak bias mendengar apa yang kita katakana, biasanya kita menggunakan gerakan tubuh yang kira-kira berhubungan dengan sesuatu yang ingin kita ucapkan agar lawan bicara kita dapat mengetahui apa yang sedang kita ucapkan.Dengan menggunakan bahasa kita dapat berbagi informasi, juga mengungkapkan perasaan kita dan apa yang kita pikirkan kepada orang lain.



Depdikbud.. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka,  2012
artikel non-personal, 2 Februari 2014, Bahasa, Wikipedia Bahasa Indonesia,http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa, diakses 12 Maret 2014 

Antropologi




Antropologi adalah salah satu cabang dari beberapa cabang ilmu sosial. Antropologi berasal dari kata Yunani άνθρωπος (baca: anthropos) yang berarti "manusia" atau "orang", dan logos yang berarti "wacana" (dalam pengertian "bernalar", "berakal"). Antropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia antropologi adalah ilmu tentang manusia, khususnya tentang asal-usul, aneka warna bentuk fisik, adat istiadat, dan kepercayaannya pada masa lampau.
Ilmu Antropologi lahir dari ketertarikan orang Eropa terhadap ciri-ciri fisik dan kebudayaan yang berbeda-beda. Karena itu banyak bangsa-bangsa lain yang juga mulai untuk mencari tahu perbedaan-perbedaan tersebut dan mulai untuk menjelajahi dunia.

Banyak ahli-ahli yang mendefenisikan antropologi tersebut, berikut adalah beberapa ahli yang mendefenisikan antropologi : 
David Hunter mengungkapkan bahwa antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia”
Sedangkan Koentjaraningrat menyebutkan “antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan”
William A. Havilland “antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.”
“Antropologi adalah ilmu yang mempelajarai manusia dan semua apa yang dikerjakannya” ( Ralfh L Beals dan Harry Hoijen : 1954:2)

Jadi dari beberapa defenisi di atas kita dapat menyimpulkan bahwa antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan-perbedaan manusia dari bentuk fisik hingga kebudayaan yang dimilikinya.




Depdikbud.. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka,  2012
artikel non-personal, 5 Desember 2013, Antropologi, Wikipedia Bahasa Indonesia, http://http://id.wikipedia.org/wiki/Antropologi, diakses 12 Maret 2014